Assalamualaikum Wr. Wb.
Dijawab dong salamnya!!
Apa kabar sahabat, semoga kalian semua dalam keadaan baik dan dalam lindungan Allah SWT.
Kali ini saya akan bercerita tentang Kak Raeni. Siapa coba yang tak kenal namanya. Kak Raeni ini ramai deberitakan pada Juli 2014 lalu.
Mendengan kata Raeni, saya teringan dengan mahasiswi berprestasi Universitas Negeri Semarang yang marak diberitakan pada Juni 2014. Kak Raeni ini lulus cumlaude dengan IPK 3,96. Pada Agustus 2015 dia melanjutkan kuliah S-2 di Brimingham University pada program Magister of
Science di International Accounting and Finance
(wah hebat nih kak Raeni). Dia mendapat beasiswa Presiden RI untuk kuliah di Inggris. Beasiswa Presiden ini hanya diperuntukkan untuk mereka-mereka yang memiliki samangat yang besar untuk berprestasi.
Kita seperti terpecut semangatnya setelah mendengar prestasi-prestasi membanggakan kak Raeni. Wisudawan terbaik Unnes, nilainya hampir seluruhnya A, mendapat IPK 3,96. Sungguh membanggakan bukan??? Kita sebagai penerus bangsa harus mencontoh Kak Raeni ini. Siapa lagi coba yang akan memimpin bangsa ini jika bukan kita-kita. Saya pernah berfikir bahwa orang-orang yang berprestasi seperti Kak Raeni ini mendapat prestasi itu begitu saja. Ternyata saya salah. Saya baru mengetahui setelah mengetahui betapa diri ini malas. Saya sadar bahwa belajar itu sulit. Sulit untuk menjaga diri tetap konsisten belajar. Oleh karena itu saya mencari solusi untuk mengatasi masalah yang satu ini, yaitu MALAS. Menurut saya malas ini tidak ada obatnya (Menurut guru saya :D). Dan ternyata guru saya itu benar. Tapi sebenarnya ada satu obat untuk melawan malas tersebut. SEMANGAT, ya banar semangat. Belajar tanpa semangat serasa tidak nikmat dan tidak bertahan lapa :D Dengan semangat kita bisa belajar sampai berjam-jam. Dengan semanagt kita bisa melawan malas.
Sebenarnya saya masih belum sepenuhnya mempunyai SEMANGAT yang saya ceritakan diatas. Saya masih banyak malasnya dibanding semanagt dan rajinnya :D. Demikian ya sahabat postinganku mengenai salah satu inspirator yang sangat menginspirasi, Kak Raeni. Saya menulis ini sebenarnya untuk menasehati diri sendiri. Semoga tulisan yang sederhana ini bisa bermanfaat bagi kita semua :) Amiiinn,,,
Postingan baru saya setelah lebih dari 1 tahun tidak menulis. Semoga bermanfaat :)
BalasHapus